Logo Natural Farm
Gratis Ongkir + Banyak Promo belanja di aplikasi
Health

Krill Oil vs Fish Oil, Mana Produk Omega-3 yang Lebih Baik?

Ditinjau oleh Tim Kesehatan Natural Farm Ditulis oleh Satria Aji Purwoko

Bagikan:

Ketika memilih suplemen omega-3, sebagian orang bingung untuk memilih krill oil vs fish oil. Keduanya mengandung EPA (eicosapentaenoic acid) dan DHA (docosahexaenoic acid), dua asam lemak esensial yang penting untuk memelihara kesehatan tubuh.

Meskipun manfaatnya terlihat sama, keduanya mempunyai perbedaan yang cukup signifikan dari segi sumber, penyerapan, dan harga. Memahami perbandingan krill oil dan fish oil dapat membantu Anda menentukan suplemen omega-3 yang paling sesuai dengan kebutuhan.

Apa Itu Krill Oil dan Fish Oil?

Fish oil atau minyak ikan diekstrak dari jaringan lemak ikan berlemak, termasuk ikan salmon, makerel, dan sarden. Produk ini sudah digunakan selama puluhan tahun dan didukung oleh banyak penelitian tentang manfaatnya bagi kesehatan jantung dan otak (Liao et al., 2022).

Di sisi lain, krill oil atau minyak krill terbuat dari krustasea kecil bernama Euphausia superba. Krill yang menjadi sumber makanan paus dan penguin ini hidup di perairan Antartika yang bersih dan bebas dari polusi. 

Perbedaan mendasar di antara krill oil dan fish oil terdapat pada bentuk molekul omega-3 di dalamnya. Omega-3 dalam krill oil terikat pada fosfolipid, sedangkan omega-3 dalam fish oil terikat pada trigliserida (Pham et al., 2024).

Kedua suplemen ini sama-sama mengandung EPA dan DHA yang mempunyai peran dalam mendukung kesehatan kardiovaskular dan fungsi otak serta dapat membantu mengurangi peradangan di dalam tubuh (Shahidi & Ambigaipalan, 2018).

Baca Juga: 5 Manfaat Omega-3 untuk Ibu Hamil dan Sumber Alaminya

Perbedaan Krill Oil dan Fish Oil

Sebelum memilih suplemen omega-3 yang tepat untuk kebutuhan Anda, berikut ini adalah 5 aspek utama dalam perbandingan krill oil dan fish oil yang perlu diperhatikan.

1. Sumber dan bentuk molekul

Fish oil berasal dari ikan laut berlemak (salmon, makerel, sarden), sedangkan krill oil berasal dari udang kecil berukuran mikro yang disebut Euphausia superba di laut Antartika. Sumber yang berbeda ini juga memengaruhi bentuk molekul omega-3.

Kandungan EPA dan DHA pada fish oil tersedia dalam bentuk trigliserida, sedangkan krill oil dalam bentuk fosfolipid. Perbedaan bentuk molekul ini memengaruhi cara tubuh menyerap dan menggunakan asam lemak omega-3 dari masing-masing suplemen.

2. Bioavailabilitas omega-3

Bioavailabilitas mengacu pada seberapa efisien tubuh dapat menyerap suatu nutrisi setelah dikonsumsi. Jadi, sederhananya bioavailabilitas dapat diartikan sebagai tingkat penyerapan suplemen di dalam tubuh.

Berdasarkan studi Pham et al. (2024) dalam jurnal Food Chemistry: X, pada dosis di bawah 2.000 mg, krill oil menunjukkan tingkat penyerapan omega-3 yang lebih tinggi dibandingkan fish oil. Bentuk fosfolipid pada krill oil memudahkan omega-3 masuk ke aliran darah tanpa melalui proses pencernaan yang panjang.

Namun, fish oil umumnya mengandung EPA dan DHA dengan jumlah lebih besar per sajian. Hal ini membuat suplemen minyak ikan tetap menjadi pilihan yang efisien untuk Anda yang membutuhkan asupan omega-3 dalam dosis lebih tinggi setiap hari.

3. Kandungan antioksidan

minyak ikan vs minyak krill

Krill oil mengandung astaxanthin, yakni pigmen karotenoid merah yang bermanfaat sebagai antioksidan alami. Senyawa ini melindungi krill oil dari oksidasi, sehingga produk lebih stabil dan tidak mudah berbau tengik. Aftertaste amis yang sering dikeluhkan setelah minum fish oil juga cenderung tidak ditemukan pada krill oil.

Fish oil umumnya tidak mengandung astaxanthin secara alami. Namun, banyak produk fish oil yang ditambahkan vitamin E (d-alpha tocopherol) sebagai antioksidan untuk menjaga stabilitas minyak ikan di dalam softgel.

4. Jumlah penelitian ilmiah

Fish oil punya basis penelitian yang jauh lebih luas dibandingkan krill oil. Studi klinis tentang manfaat fish oil sudah dimulai sejak akhir 1970-an. Sementara itu, penelitian klinis pertama tentang krill oil baru dimulai sekitar tahun 2003 (Pham et al., 2024). 

Tinjauan Liao et al. (2022) dalam jurnal Frontiers in Cardiovascular Medicine telah mencatat bahwa manfaat fish oil untuk kesehatan kardiovaskular didukung di dalam banyak uji klinis. Potensi ini mencakup manfaat fish oil untuk pengidap hipertensi, penyakit jantung koroner, aritmia, hingga gagal jantung, meski hasil dari beberapa penelitian tidak konsisten.

5. Harga dan aksesibilitas

Fish oil umumnya lebih terjangkau dan mudah ditemukan di apotek maupun toko suplemen. Sementara itu, krill oil umumnya lebih mahal karena proses ekstraksi minyak krill yang lebih kompleks dan keterbatasan sumber bahan baku dari perairan Antartika. 

Dari segi aksesibilitas, fish oil tersedia lebih luas dalam berbagai dosis dan pilihan merek di pasaran. Hal ini membuat suplemen minyak ikan lebih terjangkau oleh banyak kalangan, baik dari segi harga maupun kebutuhan spesifiknya.

Untuk memudahkan Anda, tabel berikut ini telah merangkum perbandingan minyak krill dan minyak ikan dari berbagai aspek yang sudah dibahas sebelumnya.

Aspek

Krill Oil

Fish Oil

Sumber

Krustasea kecil (Euphausia superba) dari laut Antartika

Ikan laut berlemak (salmon, makerel, sarden)

Bentuk Omega-3

Fosfolipid

Trigliserida

Bioavailabilitas

Lebih tinggi pada dosis rendah (<2.000 mg)

Optimal pada dosis lebih tinggi

Kandungan EPA & DHA*

Lebih rendah (sekitar 100–250 mg per softgel)

Lebih tinggi (500–1.000 mg per softgel)

Kandungan antioksidan

Astaxanthin alami

Vitamin E (d-alpha tocopherol)

Aroma Amis

Minimal

Lebih terasa

Basis Penelitian

Masih berkembang (dimulai sekitar 2003)

Sangat luas (sejak akhir 1970-an)

Harga

Lebih mahal

Lebih terjangkau

*) Catatan: Kandungan EPA & DHA bervariasi antarproduk; pastikan selalu cek label produk.

Krill Oil vs Fish Oil, Manakah yang Tepat untuk Anda?

Tidak ada satu jawaban untuk semua orang ketika memilih antara krill oil vs fish oil. Pilihan terbaik bergantung pada tujuan kesehatan, kondisi tubuh, dan bujet Anda.

Krill oil cocok untuk Anda yang butuh omega-3 yang diserap optimal, khususnya pada dosis rendah. Kandungan astaxanthin di dalamnya memberikan nilai tambah sebagai antioksidan alami yang tidak ditemukan dalam produk fish oil biasa.

Fish oil adalah pilihan yang lebih efisien jika Anda membutuhkan EPA dan DHA dalam dosis lebih tinggi dengan biaya lebih terjangkau. Dukungan penelitian ilmiah yang sangat luas juga menjadikannya suplemen omega-3 yang sudah teruji manfaatnya.

Sebelum memulai memakai suplemen apa pun, baik itu fish oil atau krill oil, konsultasikanlah dengan dokter atau ahli gizi, terutama bila Anda mengidap kondisi kesehatan tertentu atau sedang mengonsumsi obat-obatan.

Baca Juga: Aturan Minum Minyak Ikan untuk Dewasa yang Tepat dan Aman

Pilihan Suplemen Omega-3 Berkualitas di Natural Farm

Natural Farm menghadirkan beberapa pilihan suplemen omega-3, baik dari krill oil atau fish oil, untuk membantu Anda memenuhi kebutuhan EPA dan DHA setiap hari. 

Temukan suplemen yang paling sesuai dengan kebutuhan dan gaya hidup Anda berikut ini.

1. Nutriwell Omega-3 Fish Oil 1000 mg

nutriwell omega 3 fish oil

Beli Nutriwell Omega-3 Fish Oil 1000 mg 60 Softgels di Natural Farm

Membutuhkan suplemen fish oil harian dengan dosis cukup dan harga terjangkau? Nutriwell Omega-3 Fish Oil 1000 mg bisa menjadi solusi praktis yang bisa Anda pertimbangkan. 

Tiap softgel mengandung 1.000 mg minyak ikan dengan kombinasi 18% EPA dan 12% DHA untuk membantu mendukung kesehatan jantung dan pembuluh darah. 

Kandungan omega-3 ini dapat membantu menjaga keseimbangan kadar kolesterol, sebagai bagian dari pola hidup sehat. Kebutuhan omega-3 harian yang tercukupi ini juga baik untuk mendukung fungsi otak sehari-hari. 

Produk ini tepat untuk Anda yang baru mulai memakai suplemen fish oil dengan kebutuhan terukur. Cukup konsumsi 1 softgel per hari sesudah makan. Suplemen minyak ikan adalah pelengkap, bukan pengganti dari makanan tinggi omega-3, seperti ikan berlemak.

2. Natures Health Krill Oil

natures health krill oil

Beli Natures Health Krill Oil 30 Softgels di Natural Farm

Ingin mendapatkan manfaat omega-3 dengan tingkat penyerapan lebih optimal dari sumber krill oil berkualitas? Natures Health Krill Oil bisa menjadi pilihan yang tepat. 

Suplemen ini mengandung 500 mg minyak krill per softgel dari perairan Antartika bersih dan rendah kontaminasi. Omega-3 di dalamnya hadir dalam bentuk fosfolipid yang membantu EPA dan DHA diserap lebih cepat ke dalam aliran darah. 

Kandungan astaxanthin alaminya juga berperan sebagai antioksidan yang dapat melindungi sel dari kerusakan oksidatif dan mendukung kesehatan jantung serta fungsi otak. 

Konsumsi 1–2 softgel per hari sesudah makan. Konsultasikan dengan dokter terlebih dahulu jika Anda sedang menggunakan obat pengencer darah. Perlu Anda ingat bahwa suplemen adalah pelengkap nutrisi, bukan pengganti obat atau penanganan medis.

3. Wellness Omega-3 Fish Oil

wellness omega-3 fish oil

Beli Wellness Omega-3 Fish Oil 75 Softgels di Natural Farm

Mencari fish oil dengan formula sederhana yang mudah dikonsumsi setiap hari? Wellness Omega-3 Fish Oil mengandung omega-3 dengan tambahan vitamin E (d-alpha tocopherol) untuk menjaga kualitas dan stabilitas minyak ikan di dalam kapsul lunak. 

Kandungan 1.000 mg omega-3, terdiri atas 180 mg EPA dan 120 mg DHA, bisa membantu memelihara kesehatan tubuh. Tercukupinya nutrisi ini berpotensi guna menjaga kesehatan jantung dan pembuluh darah, membantu mengontrol kadar trigliserida dan kolesterol LDL, serta mendukung fungsi otak yang optimal. 

Pilihan ini cocok buat Anda yang ingin suplemen fish oil praktis untuk dikonsumsi rutin tiap hari. Minum 1 softgel per hari sesudah makan untuk mengurangi aftertaste amis. Gunakan sesuai dosis dan imbangi dengan pola makan seimbang, karena produk suplemen adalah pelengkap bukan pengganti nutrisi alami dari makanan sehari-hari.

4. Nordic Ultimate Omega

nordic ultimate omega

Beli Nordic Ultimate Omega 60 Softgels di Natural Farm

Ingin suplemen fish oil premium dengan konsentrasi EPA dan DHA tinggi untuk mendukung kesehatan secara menyeluruh? Nordic Ultimate Omega hadir sebagai suplemen omega-3 berkualitas dengan kandungan EPA dan DHA berkadar tinggi dari sumber ikan pilihan.

Setiap sajian (2 softgel) mengandung 1.280 mg omega-3, antara lain 650 mg EPA dan 450 mg DHA. Tambahan rasa lemon dalam kapsul lunak suplemen fish oil ini dapat membantu mengurangi rasa amis saat sendawa.

Dosis asam lemak yang lebih tinggi ini dapat membantu memenuhi kebutuhan harian untuk mendukung kesehatan kardiovaskular, menjaga keseimbangan kadar trigliserida dan LDL dalam darah, serta mendukung fungsi otak dan persendian.

Cocok untuk Anda yang memerlukan asupan omega-3 lebih tinggi atau menginginkan fish oil dengan standar kualitas internasional. Meski begitu, perlu diperhatikan kalau produk ini adalah pelengkap nutrisi harian, bukan pengganti asupan makanan sepenuhnya.

5. Golden Bear Salmon Omega-3

golden bear salmon omega

Beli Golden Bear Salmon Omega 100 Softgels di Natural Farm

Mencari suplemen omega-3 yang bersumber langsung dari ikan salmon dengan kandungan yang terukur? Setiap 2 softgel Golden Bear Salmon Omega-3 mengandung 2.000 mg Pure Salmon Oil, terdiri dari 360 mg EPA dan 240 mg DHA, serta 2 IU Vitamin E. 

Kandungan EPA dan DHA dari minyak salmon murni ini bisa mendukung kesehatan jantung, membantu mengurangi peradangan, dan mendukung fungsi otak sehari-hari. Di samping itu, Vitamin E berperan sebagai antioksidan untuk menjaga stabilitas kandungan minyak ikan. 

Produk ini cocok untuk Anda yang ingin manfaat omega-3 dari sumber salmon yang spesifik dan terukur. Konsumsi 2 softgel per hari sesudah makan. Imbangi juga dengan makan ikan berlemak, karena suplemen adalah pelengkap, bukan pengganti makanan sehari-hari.

Rekomendasi untuk Anda

Pertanyaan tentang Krill Oil vs Fish Oil

Fish oil dan krill oil untuk apa?
Apa bedanya krill oil dan fish oil?
Apakah minyak krill lebih baik daripada minyak ikan?

Kategori Artikel