Logo Natural Farm
Gratis Ongkir + Banyak Promo belanja di aplikasi
Health

10 Makanan Penurun Gula Darah untuk Menjaga Kadar Tetap Stabil

Ditinjau oleh Tim Kesehatan Natural Farm • Ditulis oleh Satria Aji Purwoko •

Bagikan:

Makanan penurun gula darah perlu Anda kenali sebagai bagian penting dari upaya menjaga kadar glukosa tetap stabil. Kadar gula darah tidak terkontrol di dalam jangka panjang dapat meningkatkan risiko komplikasi serius, seperti kerusakan saraf dan gangguan ginjal.

Terdapat banyak pilihan makanan dan minuman penurun gula darah yang mudah ditemukan di pasaran Indonesia. Dengan memahami pilihan yang tepat, Anda tentu dapat mendukung pengelolaan kadar gula darah secara lebih terencana.

Makanan Seperti Apa agar Gula Darah Turun?

Tidak semua jenis makanan memengaruhi kadar gula darah dengan cara yang serupa. Ada beberapa karakteristik penting yang harus Anda perhatikan ketika memilih makanan atau minuman yang baik untuk menurunkan gula darah.

  • Pilih jenis makanan dengan indeks glikemik (IG) rendah, yakni di bawah angka 55. Makanan ber-IG rendah dicerna lambat, jadi lonjakan gula darah dapat dicegah. 
  • Konsumsi makanan tinggi serat. Serat larut air (water-soluble fiber) memperlambat penyerapan glukosa di dalam usus dan membantu menstabilkan kadar gula darah setelah makan. 
  • Pilih sumber protein rendah lemak. Protein tidak memicu lonjakan gula darah serta membantu Anda merasa kenyang lebih lama.

Harus Anda ingat bahwa makanan untuk mengurangi gula darah hanya sebagai pendukung, bukan pengganti pengobatan dari dokter. 

Apabila Anda sudah didiagnosis mengidap penyakit diabetes atau memiliki kadar gula darah tinggi, konsultasikan perubahan pola makan dengan tenaga kesehatan terlebih dahulu.

Baca Juga: 4 Jenis Penyakit Diabetes yang Penting Diketahui

Daftar Makanan Penurun Gula Darah

Berikut ini adalah jenis makanan dan minuman penurun gula darah yang mampu membantu mengendalikan kadar glukosa secara alami. Pilihan mencakup sumber nabati, hewani, serta bumbu dapur yang mudah ditemukan di pasar tradisional maupun swalayan di Indonesia. 

Setiap makanan bekerja dengan cara berbeda, dari memperlambat penyerapan gula hingga meningkatkan sensitivitas insulin. Jadi, konsumsinya harus disesuaikan dengan kebutuhan dan kondisi kesehatan Anda.

Tabel ini merangkum makanan penurun gula darah beserta indeks glikemik dan manfaatnya.

Makanan

Indeks Glikemik*

Manfaat Utama

Kacang-kacangan

Rendah (20–35)

Perlambat penyerapan glukosa

Sayuran hijau

Rendah (<15)

Kaya magnesium untuk metabolisme insulin

Ikan berlemak

Tidak berlaku

Tingkatkan sensitivitas insulin

Alpukat

Rendah (<15)

Stabilkan kadar gula darah

Kayu manis

Tidak berlaku

Tingkatkan respons insulin

Cuka apel

Tidak berlaku

Perlambat pengosongan lambung

Oatmeal

Sedang (55)

Beta-glukan stabilkan gula setelah makan

Biji chia

Rendah (<15)

Tinggi serat larut, bentuk gel di perut

Tomat

Rendah (15)

Kaya likopen dan vitamin C

Buah beri dan ceri

Rendah (22–40)

Antosianin tingkatkan sekresi insulin

*) Sumber: Atkinson et al. (2021). The American Journal of Clinical Nutrition.

1. Kacang-kacangan

Kacang merah dan kacang polong memiliki indeks glikemik di kisaran 20–35, jauh di bawah ambang batas IG tinggi. Karena itu, kacang-kacangan termasuk di dalam daftar makanan penurun gula darah yang efektif untuk dikonsumsi secara rutin. 

Sebuah uji acak terkontrol pada 121 pengidap diabetes tipe 2 menemukan bahwa konsumsi legum minimal 1 cangkir (170–200 gram) per hari selama 3 bulan dapat menurunkan HbA1c sebesar 0,5% (Jenkins et al., 2012).

Selain rendah IG, legum atau kacang-kacangan juga kaya serat dan protein yang membantu memperlambat penyerapan glukosa sekaligus membantu Anda kenyang lebih lama.

2. Sayuran hijau

Bayam, brokoli, dan kangkung punya indeks glikemik yang sangat rendah, bahkan di bawah angka 15. Kandungan karbohidratnya pun minim. Sebagai contoh, 100 gram bayam matang hanya mengandung 3,75 gram karbohidrat (USDA FoodData Central, 2019). 

Sayuran hijau juga kaya magnesium yang berperan dalam metabolisme insulin. Review oleh Diabetes Care menemukan bahwa setiap tambahan asupan magnesium sebesar 50 mg per hari berkaitan dengan penurunan risiko diabetes tipe 2 sebesar 4% (Hruby et al., 2017).

Dengan kandungan serat yang tinggi dan kalori rendah, sayuran hijau ialah pilihan makanan penurun gula darah yang dianjurkan untuk dikonsumsi setiap hari.

3. Ikan berlemak

Ikan berlemak, seperti salmon, tuna, dan sarden, secara praktis tidak punya indeks glikemik karena hampir tidak mengandung karbohidrat. Itu artinya, konsumsinya tidak akan memicu lonjakan kadar gula darah sama sekali. 

Kandungan asam lemak omega-3 dalam ketiga ikan ini membantu mengurangi peradangan kronis yang sering berkaitan dengan resistensi insulin. Protein tingginya juga membantu menjaga massa otot dan memberikan rasa kenyang lebih tahan lama. 

Pastikan Anda mengonsumsi ikan berlemak sebanyak 2–3 porsi per minggu sebagai bagian dari pola makan untuk membantu menurunkan gula darah.

4. Alpukat

Alpukat punya indeks glikemik yang sangat rendah, yakni sekitar 10–15, karena kandungan karbohidratnya yang minim. Kandungan lemak tak jenuh tunggal dan serat di dalam alpukat bekerja bersama memperlambat penyerapan glukosa ke dalam aliran darah.

Studi menemukan bahwa orang yang makan ½ atau 1 buah alpukat punya respons glukosa dan insulin pascamakan yang lebih rendah selama periode 6 jam. Kadar puncak juga lebih rendah dibandingkan orang yang tidak makan alpukat sama sekali (Park et al., 2018).

Alpukat bisa dijadikan camilan sehat yang aman bagi Anda yang aktif memantau kadar gula darah. Buah yang bagus untuk diabetes ini juga kaya mineral kalium dan antioksidan untuk membantu menjaga kesehatan kardiovaskular.

5. Kayu manis

Kayu manis tidak punya indeks glikemik, karena dikonsumsi dalam kadar sangat kecil. Akan tetapi, pengaruh rempah ini terhadap kadar gula darah sangat nyata. 

Sebuah tinjauan menemukan bahwa konsumsi kayu manis pada orang dengan diabetes tipe 2 mampu menurunkan HbA1c sebesar 0,27–0,83%. Kadar gula darah puasa juga bisa turun hingga 52,2 mg/dL. Namun, para peneliti menyebut bahwa studi lebih lanjut diperlukan guna memahami dampaknya (Santos & da Silva, 2018).

Tambahkan kayu manis ke dalam oatmeal, minuman hangat, atau yogurt. Penting dipahami, bahwa kayu manis hanya pelengkap pola makan, bukan pengganti obat untuk diabetes.

6. Cuka apel

cuka apel untuk mengurangi gula darah

Cuka apel atau apple cider vinegar memang tidak memiliki indeks glikemik tersendiri, karena tidak mengandung karbohidrat. Meski demikian, manfaatnya di dalam mengelola gula darah sudah didukung penelitian.

Apple cider vinegar (ACV) bisa memperlambat pengosongan lambung sehingga penyerapan glukosa ke dalam darah berlangsung lebih bertahap dan tidak menimbulkan lonjakan tajam. 

Sebuah meta-analisis terhadap 7 studi menyebutkan bahwa konsumsi ACV membuat kadar gula darah puasa turun sebesar rata-rata 21,93 mg/dL dan HbA1c 1,53 poin (Arjmandfard et al., 2025). 

Selalu encerkan cuka apel dalam air sebelum dikonsumsi supaya tidak mengiritasi lambung.

7. Oatmeal

Oatmeal dari gandum utuh memiliki indeks glikemik sekitar 55, tergolong sedang tetapi jauh lebih rendah dibandingkan nasi putih yang IG-nya mencapai 72–83. 

Kandungan beta-glucan, sejenis serat larut di dalam makanan penurun gula darah ini dapat memperlambat penyerapan glukosa dan menstabilkan kadar gula darah setelah makan.

Konsumsi karbohidrat kompleks dari gandum utuh, seperti oatmeal, berkaitan dengan risiko diabetes tipe 2 yang lebih rendah. Pilih oatmeal tanpa tambahan gula dan sajikan bersama sumber protein untuk manfaat yang lebih optimal.

8. Biji chia

Biji chia atau chia seeds memiliki indeks glikemik sangat rendah, bahkan mendekati angka 1–5, karena sebagian besar kandungan di dalamnya adalah serat dan lemak sehat. 

Dalam 28 gram biji chia kering, ada sekitar 10 gram serat (USDA FoodData Central, 2019). Serat, khususnya serat larut pada biji chia membentuk gel ketika bertemu cairan di dalam perut, yang membantu memperlambat penyerapan gula ke aliran darah. 

Biji chia juga mengandung omega-3 dan protein untuk membantu menjaga kestabilan gula darah. Tambahkan ke smoothie, yogurt, atau air putih untuk konsumsi yang praktis.

9. Tomat

Makanan yang baik untuk menurunkan gula darah selanjutnya adalah tomat. Buah ini punya indeks glikemik sekitar 15, tergolong sangat rendah dan aman dikonsumsi tanpa khawatir memicu lonjakan gula darah. 

Kandungan likopen dalam tomat juga  adalah antioksidan kuat, yang membantu mengurangi peradangan terkait resistensi insulin. Selain itu, tomat kaya vitamin C yang bisa mendukung fungsi kekebalan tubuh dan kesehatan pembuluh darah. 

Tomat juga tergolong rendah kalori, sekitar 18 kalori per 100 gram (USDA FoodData Central, 2019), sehingga cocok untuk Anda yang menjaga berat badan sekaligus mengelola kadar gula darah. Sajikan dalam kondisi segar atau sebagai campuran masakan harian.

10. Buah beri dan ceri

Buah beri dan ceri memiliki indeks glikemik yang rendah, yaitu ceri di kisaran 22 dan stroberi sekitar 40. Kadar IG yang relatif rendah ini membuat buah-buahan tersebut pilihan makanan penurun gula darah yang aman saat gula darah tinggi.

Sebuah uji acak terkontrol pada 25 partisipan menunjukkan bahwa konsumsi stroberi kering beku 32 gram per hari (setara 2,5 porsi stroberi segar) selama 12 minggu dapat membantu memperbaiki kontrol gula darah pada orang dewasa dengan prediabetes. 

Penelitian ini juga menemukan penurunan gula darah puasa sebesar 8,9 mg/dL dan HbA1c sebesar 0,2 poin dibandingkan orang yang tidak mengonsumsi stroberi (Basu et al., 2025).

Baca Juga: 5 Rebusan Daun untuk Menurunkan Gula Darah & Potensi Medisnya

Tips Mengatur Pola Makan untuk Turunkan Gula Darah

Memilih makanan dan minuman penurun gula darah yang tepat saja belum cukup. Tentunya, hal ini perlu dibarengi dengan pola makan yang teratur dan seimbang. 

Berikut ini adalah beberapa langkah praktis yang dapat Anda terapkan sehari-hari untuk bisa membantu mengelola kadar gula darah dengan lebih optimal.

  • Makan dalam porsi kecil tetapi lebih sering untuk menghindari lonjakan gula darah setelah makan besar.
  • Kombinasikan karbohidrat kompleks dengan protein dan lemak sehat di setiap jam makan.
  • Hindari konsumsi olahan, minuman manis, serta makanan ber-IG tinggi, seperti roti putih dan nasi putih secara berlebihan.
  • Jaga jadwal makan yang konsisten agar kadar gula darah stabil sepanjang hari.
  • Perbanyak minum air putih dan kurangi konsumsi minuman bergula serta bersoda.
  • Lakukan aktivitas fisik ringan setelah makan, seperti berjalan kaki 10–15 menit.

Apabila ingin mengetahui apakah Anda berisiko mengalami kondisi terkait gula darah tinggi, coba gunakan Skrining Pre-Diabetes Gratis dari Natural Farm untuk memahami kondisi kesehatan lebih awal dan mengambil langkah pencegahan yang tepat.

Dukung Kesehatan Pengidap Diabetes dengan Suplemen dari Natural Farm

Pola makan seimbang harus didukung dengan asupan nutrisi yang cukup untuk membantu menjaga kesehatan pengidap diabetes. 

Natural Farm menghadirkan pilihan suplemen diabetes untuk melengkapi kebutuhan harian dan mendukung pengelolaan kadar gula darah sebagai bagian dari gaya hidup sehat.

1. Nutriwell Diabcare

nutriwell diabcare

Beli Nutriwell Diabcare 30 Capsules di Natural Farm

Kontrol gula darah tidak hanya bergantung pada pilihan makanan sehari-hari saja. Kadang, tubuh membutuhkan dukungan nutrisi tambahan yang lebih terukur dan konsisten.

Nutriwell Diabcare adalah suplemen yang diformulasikan khusus untuk membantu menjaga kesehatan pada penderita diabetes. Produk ini mengandung kombinasi bahan alami serta vitamin dan mineral penting untuk mendukung metabolisme glukosa di dalam tubuh.

Produk ini hadir dalam bentuk kapsul yang bisa diminum 1 kali per hari atau sesuai anjuran dokter. Suplemen bukan pengganti obat diabetes dari dokter. Konsultasikan konsumsinya dengan tenaga kesehatan ketika Anda sedang menjalani pengobatan.

Nama Produk

Nutriwell Diabcare 30 Capsules

Kandungan Utama

  • 30 mg Magnesium Oxide
  • 5 mg Zinc Oxide
  • 70 mcg Sodium Selenate
  • 60 mcg Chromium Chloride
  • 60 mcg Chromium Picolinate
  • 50 mg Alpha Lipoic Acid
  • 100 mg Gymnema sylvestre
  • 25 mg  Bitter Melon
  • 10 mg Fenugreek
  • 50 mg Cinnamon
  • 2,5 mg Aloe Vera
  • 250 mcg Folic Acid
  • 150 mg Vitamin C

Manfaat

Membantu memelihara kesehatan penderita diabetes

Anjuran Konsumsi

Dewasa, 1 kapsul per hari atau sesuai anjuran dokter

No. Registrasi BPOM

SI243063311

2. Nuvita Nutri Diacare

nuvita nutri diacare

Beli Nuvita Nutri Diacare 30 Kaplet di Natural Farm

Mau memastikan asupan nutrisi optimal sembari menjalani pola makan rendah gula? Nuvita Nutri Diacare hadir sebagai pelengkap praktis dalam perjalanan kontrol gula darah Anda.

Nuvita Nutri Diacare diformulasikan untuk membantu memelihara kesehatan pada penderita diabetes. Kombinasi chromium, l-glutamine, l-alanine, alpha lipoic-acid, hingga ekstrak kayu manis di dalamnya bekerja dalam membantu memenuhi kebutuhan nutrisi dan mendukung metabolisme glukosa yang lebih sehat.

Suplemen ini bisa menjadi pelengkap yang tepat bagi Anda yang sudah rutin mengonsumsi makanan untuk mengurangi gula darah. Baik untuk diminum 1 kali sehari 1 kaplet. Pastikan berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter sebelum mengonsumsi suplemen ini, terutama jika Anda sedang menjalani terapi obat antidiabetes.

Nama Produk

Nuvita Nutri Diacare 30 Kaplet

Kandungan Utama

  • 200 mcg Chromium (Chromium Picolinate) 
  • 100 mg L-Glutamine 
  • 75 mg L-Alanine 
  • 100 mg Alpha Lipoic Acid 
  • 50 mg Cinnamomum Cassia Cortex Extract

Manfaat

Membantu memelihara kesehatan penderita diabetes

Anjuran Konsumsi

Dewasa, 1 kali sehari 1 kaplet salut selaput

No. Registrasi BPOM

SD255024171

Rekomendasi untuk Anda

Pertanyaan tentang Makanan Penurun Gula Darah

Makan apa agar gula darah cepat turun?
Minum apa yang cepat menurunkan gula darah?
Air rebusan apa untuk menurunkan gula darah?
Bagaimana menurunkan gula darah secara cepat?

Kategori Artikel