Logo Natural Farm
Gratis Ongkir + Banyak Promo belanja di aplikasi
Health

5 Makanan yang Dilarang untuk Darah Rendah agar Tensi Tidak Turun Drastis

Ditinjau oleh Tim Kesehatan Natural Farm Ditulis oleh Satria Aji Purwoko

Bagikan:

Makanan yang dilarang untuk darah rendah perlu dipahami oleh pengidap hipotensi supaya kondisi tekanan darah tidak semakin menurun. Ketika kondisi ini terus berlanjut, aliran darah ke otak dan organ vital akan berkurang sehingga menimbulkan pusing berat, masalah fokus, hingga pingsan. Berikut ini beberapa jenis makanan yang perlu dibatasi atau dihindari.

Jenis Makanan yang Dilarang untuk Darah Rendah

Darah rendah atau dalam istilah medis disebut hipotensi adalah kondisi saat tekanan darah berada di bawah 90/60 mmHg. Orang yang mengidap kondisi ini dapat mengalami ciri-ciri darah rendah, seperti pusing, lemas, gampang capek, hingga pingsan.

Tak hanya dipengaruhi oleh kondisi kesehatan, asupan makanan harian ternyata juga dapat jadi faktor risiko hipotensi. Konsumsi makanan tertentu mampu memperburuk gejala karena memengaruhi volume darah, pelebaran pembuluh darah, dan kadar elektrolit tubuh.

Oleh karena itu, penting bagi Anda untuk mengetahui pantangan darah rendah di bawah ini agar tekanan darah tetap terjaga di batas normal.

1. Makanan rendah natrium

Natrium berperan dalam menjaga keseimbangan cairan dan tensi. Pola makan yang terlalu rendah garam bisa menjadi pantangan darah rendah karena berisiko menurunkan tekanan darah lebih lanjut. 

Meskipun asupan garam berlebih tidak dianjurkan, pengidap hipotensi perlu berhati-hati jika terlalu membatasi natrium tanpa anjuran medis. Konsumsi makanan yang sangat rendah garam dalam jangka panjang dapat memperparah gejala hipotensi.

2. Makanan tinggi gula sederhana

Makanan tinggi gula sederhana, seperti kue manis, permen, dan minuman berpemanis, bisa menyebabkan penurunan tekanan darah setelah makan. Di dalam dunia medis, kondisi ini dikenal sebagai hipotensi postprandial (postprandial hypotension). 

Gula sederhana dicerna cepat sehingga memicu lonjakan insulin, yang terutama pada orang berusia lanjut juga mampu menurunkan tekanan darah. Dilansir dari Cleveland Clinic, 40% orang usia 65–86 tahun mengidap hipotensi postprandial.

3. Alkohol

Selain makanan yang dihindari darah rendah, beberapa jenis minuman juga perlu dipantang, termasuk alkohol. Minuman ini bersifat diuretik, yang akan meningkatkan produksi urine dan memicu buang air kecil berlebihan. Alkohol juga mampu menghambat respons tubuh dalam mengatur tekanan darah.

Bagi pengidap hipotensi, konsumsi alkohol berisiko memperparah gejala, seperti pusing dan lemas. Oleh sebab itu, pengidap darah rendah sebaiknya menghindari alkohol sepenuhnya untuk mencegah penurunan tekanan darah secara drastis.

4. Minuman berkafein 

Kafein memang dapat meningkatkan tensi sementara waktu. Namun, konsumsi berlebihan justru bisa menyebabkan dehidrasi karena efek diuretiknya. Pada pengidap darah rendah, dehidrasi dapat memperparah penurunan tekanan darah. 

Minuman berkafein, seperti kopi atau teh, sebaiknya dikonsumsi dalam jumlah terbatas dan diimbangi dengan asupan air putih yang cukup. Disarankan minum air putih setidaknya 2 liter atau setara 6–8 gelas per hari sebagai salah satu cara mengatasi hipotensi.

5. Buah-buahan yang bersifat diuretik

Jenis buah yang dilarang untuk darah rendah adalah buah yang bersifat diuretik, antara lain semangka, melon, dan mentimun. Buah-buahan ini bisa meningkatkan produksi urine dan membuat tubuh kehilangan cairan dalam jumlah banyak. 

Untuk pengidap hipotensi, kondisi ini mampu memperburuk gejala darah rendah. Konsumsi buah tetap dianjurkan, tetapi perlu memperhatikan jenis dan porsinya.

Baca Juga: 10 Buah untuk Darah Rendah, Efektif Jaga Tekanan Darah Stabil

Anjuran Makanan Pengidap Darah Rendah

Pemilihan makanan yang tepat membantu menjaga volume darah, keseimbangan elektrolit, dan energi tubuh sehingga tekanan darah lebih stabil sepanjang hari.

Selain memahami darah rendah tidak boleh makan apa, pengidap hipotensi juga perlu tahu jenis makanan untuk darah rendah yang dianjurkan seperti poin-poin di bawah ini.

  • Makanan sumber protein, misalnya telur, daging tanpa lemak, dan ikan membantu menjaga massa otot dan energi tubuh.
  • Karbohidrat kompleks, termasuk nasi merah, roti gandum, atau kentang membantu menjaga kestabilan gula darah.
  • Makanan sumber natrium alami, seperti keju, sup ayam, dan kaldu tulang yang bisa membantu meningkatkan tekanan darah secara bertahap.
  • Buah dan sayur seimbang, seperti pisang, kismis, bayam, brokoli, sawi, serta selada hijau untuk membantu menjaga keseimbangan kadar elektrolit tubuh.
  • Minum air putih yang cukup setiap hari membantu mencegah dehidrasi yang berisiko memperburuk hipotensi.

Rekomendasi Vitamin untuk Lengkapi Diet Darah Rendah

Asupan nutrisi yang tepat berperan penting membantu menjaga energi tubuh dan kestabilan tekanan darah. Rekomendasi vitamin berikut ini bisa Anda gunakan untuk melengkapi pola makan atau diet darah rendah bila asupan nutrisi harian belum terpenuhi secara optimal.

1. Nuvita Nutri Folic

nuvita nutri folic

Beli Nuvita Nutri Folic di Natural Farm

Nuvita Nutri Folic mengandung 1.000 mcg asam folat (folic acid) yang memiliki peran dalam pembentukan sel darah merah. Kekurangan asam folat dapat memicu anemia, kondisi yang sering berkaitan dengan gejala darah rendah, seperti lemas dan mudah pusing. 

Produk ini diformulasikan dalam sediaan tablet dengan dosis yang sesuai kebutuhan harian dan mudah diserap tubuh. Nuvita Nutri Folic diminum 1 kali sehari untuk menjaga asupan nutrisi pendukung tekanan darah yang normal.

2. Natures Plus Vitamin B12

natures plus vitamin b12

Beli Natures Plus Vitamin B12 di Natural Farm

Natures Plus Vitamin B12 diformulasikan untuk membantu menjaga fungsi sistem saraf dan pembentukan sel darah merah. Vitamin B12 atau cyanocobalamin berperan di dalam proses metabolisme energi sehingga dapat membantu mengurangi rasa lelah yang sering dialami oleh orang yang mengidap darah rendah. 

Suplemen ini tersedia dalam bentuk tablet yang praktis dikonsumsi, biasanya 1 tablet sehari. Tiap tabletnya mengandung 500 mcg vitamin B12 yang mudah diserap oleh tubuh.

Dengan mendukung produksi energi serta sel darah, vitamin untuk darah rendah ini mampu membantu Anda tetap aktif beraktivitas tanpa perlu khawatir dengan komplikasi hipotensi di kemudian hari.

3. Nutriwell Vitamin B Complex

nutriwell vitamin b complex

Beli Nutriwell Vitamin B Complex di Natural Farm

Nutriwell Vitamin B Complex mengandung kombinasi vitamin B, terdiri atas vitamin B1, B2, B3, B5, B6, B7, B12, dan asam folat, yang bekerja saling melengkapi dalam mendukung metabolisme energi dan fungsi saraf yang optimal.

Vitamin B kompleks membantu tubuh mengubah makanan jadi energi sehingga bermanfaat bagi pengidap hipotensi yang mudah merasa lemas saat beraktivitas. Produk ini bisa Anda gunakan secara rutin sesuai aturan pakai pada kemasan, yakni 1 tablet per hari.

Sediaan dalam bentuk tablet salut selaput membuat vitamin ini lebih licin serta mudah untuk ditelan. Ini memudahkan konsumsi harian sebagai bagian dari upaya menjaga stamina dan kestabilan kondisi tubuh.

4. Nuvita Nutri B Complex

nuvita nutri b complex

Beli Nuvita Nutri B Complex di Natural Farm

Nuvita Nutri B Complex dirancang untuk membantu memenuhi kebutuhan vitamin B harian yang berperan dalam metabolisme dan kesehatan sistem saraf. Kandungan vitamin B di dalamnya mendukung proses pembentukan energi dan membantu mengurangi keluhan, seperti mudah lelah atau pusing akibat darah rendah. 

Dengan harga relatif lebih terjangkau, Nuvita Nutri B Complex tetap menyediakan vitamin B lengkap, meliputi vitamin B1, B2, B3, B5, B6, B7, B12, dan asam folat. Untuk mendampingi pola makan seimbang bagi pengidap hipotensi, vitamin B kompleks dari Nuvita ini mampu menjaga performa tubuh sepanjang hari.

5. Wellness Mega B Complex

wellness mega b complex

Beli Wellness Mega B Complex di Natural Farm

Wellness Mega B Complex mengandung vitamin B kompleks dengan dosis yang dirancang untuk mendukung energi dan daya tahan tubuh. Vitamin B berperan dalam menjaga fungsi saraf dan membantu metabolisme karbohidrat, lemak, serta protein. 

Vitamin B kompleks dari Wellness ini juga dilengkapi dengan choline dan inositol yang akan membantu produksi hormon tubuh dan meminimalkan kelebihan lemak di hati. Tanpa kedua nutrisi ini, fungsi otak dan memori juga akan terganggu.

Produk ini baik dikonsumsi oleh Anda yang memiliki aktivitas padat dan berisiko mengalami gejala darah rendah. Konsumsi secara teratur sesuai anjuran membantu menjaga stamina tanpa mengandalkan makanan yang dilarang untuk pengidap darah rendah.

Rekomendasi untuk Anda

Pertanyaan tentang Pantangan Makanan Darah Rendah

Darah rendah lebih baik makan apa?
Apa yang sebaiknya tidak dimakan saat tekanan darah rendah?
Darah rendah kambuh gara-gara apa?
Makan apa biar tensi darah cepat naik?

Kategori Artikel