Sport

Minum Kopi Sebelum Olahraga: Bermanfaat atau Tidak?

Kopi bisa dibilang menjadi salah satu minuman paling populer di seluruh dunia. Bahkan bagi sebagian orang ada yang menganggap minuman ini menjadi menu wajib yang tidak boleh dilewatkan. Apalagi seiring berjalannya waktu juga mulai banyak sekali varian kopi yang bisa dinikmati. Jadi tak heran jika kopi ini bisa dinikmati di setiap waktu, mau dikonsumsi pagi atau malam hari, hingga minum kopi sebelum olahraga pun sepertinya bukan menjadi masalah.

Berbicara soal alasan kenapa orang suka dengan minuman ini, pasti banyak yang beralasan bahwa kopi bisa menjadi penambah energi atau support system untuk beraktivitas sehari-hari. Tidak hanya itu, mungkin ada juga yang menikmati kopi ini sebagai minuman penghilang rasa kantuk. Tapi apakah kamu tahu, jika kopi ini juga bisa menjadi minuman yang bermanfaat bagi orang-orang yang sedang menjalankan program olahraga atau gym lho!  Mau tahu kenapa alasannya? Simak terus penjelasannya di artikel berikut ini.

Apa itu Kafein?

Sebelum membahas manfaat minum kopi sebelum olahraga, mungkin akan lebih baik jika kamu mengenali terlebih dahulu salah satu kandungan dari kopi yang mempunyai banyak manfaat, yaitu kafein. Kafein ini merupakan stimulan alami yang berasal dari bahan-bahan tanaman seperti kakao, beri guarana, kacang kola, biji kopi, hingga daun teh. Kata kafein berasal dari bahasa Perancis "cafe", dan bahasa Jerman "kaffee", keduanya berarti kafein. Dalam konteks penggunaan pertama kafein, sejarawan percaya bahwa kafein dikonsumsi dalam bentuk teh yang diseduh sejak 2.700 SM. 

Kafein dipercaya dapat menstimulasi otak dan sistem saraf yang berefek membuat tubuh tetap terjaga. Sehingga tak heran jika banyak orang yang mengonsumsi kopi untuk menghilangkan rasa kantuk. Namun perlu kamu tahu, sebenarnya proses kafein untuk sampai di tahap menjaga tubuh tetap segar itu tidak instan,  ada beberapa proses yang harus dilaluinya. 

Setelah kafein dikonsumsi, kafein diserap dari usus ke aliran darah. Kemudian kafein bergerak ke hati dan dipecah menjadi senyawa yang dapat mempengaruhi fungsi berbagai organ. Efek utama kafein ada di otak dan berfungsi memblokir efek adenosin. Efek inilah yang sebenarnya membuat tubuh kamu merasakan kelelahan sehingga merangsang untuk tidur. Maka dari itu kafein inilah yang membuat otak tetap segar dengan menghubungkan ke reseptor adenosin di otak tanpa mengaktifkannya.

Manfaat Minum Kopi Sebelum Olahraga

Bagi beberapa orang yang saat ini sedang hobi atau menjalankan program olahraga, mungkin kamu bisa mencoba kopi ini menjadi salah satu minuman penunjang latihan setiap hari. Walaupun bisa dibilang masih banyak pilihan lainnya yang menjadi primadona di kalangan orang-orang yang suka nge-gym, seperti susu khusus olahraga ataupun suplemen tertentu. 

Namun jika sampai saat ini kamu belum menemukan produk yang cocok, kamu bisa menjadikan kopi sebagai minuman alami untuk teman latihan atau workout. Alasannya pun sederhana, kopi sudah terbukti efektif meningkatkan kinerja olahraga. Saat kamu mengkonsumsinya, lebih baik tanpa gula dan juga bersamaan dengan makanan berat. Karena pada dasarnya minuman ini memiliki bahan aktif yang bisa dibilang sama dengan suplemen pre-workout. Jadi tak heran kan apabila kopi ini bisa menjadi minuman alternatif penambah energi yang baik ketika dikonsumsi sebelum olahraga. Oleh karena itu, minum kopi sebelum olahraga mempunyai berbagai manfaat lho, di antaranya:

  1. Membantu bakar lemak dan meningkatkan energi
    Kandungan kafein yang tinggi di dalam kopi dipercaya dapat membantu proses pembakaran lemak ketika berolahraga. Selain itu, kafein juga mampu menekan nafsu makan sehingga bisa membuatmu setidaknya mengontrol kalori yang masuk ke dalam tubuh. Sementara pembentukan energi yang diberikan kopi bisa dirasakan dalam waktu 15 menit, dan puncaknya terjadi antara 40-80 menit setelah dikonsumsi. Kalau ini terjadi karena respon tubuh terhadap kafein yang masuk. Tekanan darah dan detak jantung meningkat, lemak dipecah, dan asam lemak dilepaskan ke aliran darah. Hasilnya, banyak orang merasa energi dan siap untuk olahraga secara maksimal.
  2. Meningkatkan metabolisme
    Kafein di dalam kopi juga dipercaya mampu membantu proses metabolisme, di mana tubuh menggunakan atau membakar energi. Kopi selalu dikaitkan dengan peningkatan laju metabolisme secara signifikan dan terus berlanjut setidaknya selama tiga jam.
  3. Meningkatkan fungsi tubuh untuk kinerja olahraga
    Perlu kamu tahu bahwa kopi juga mempunya keefektifan untuk meningkatkan berbagai fungsi tubuh sehingga membuat kinerja menjadi lebih maksimal, termasuk olahraga. Kopi merangsang tubuh untuk menggunakan lemak yang tersimpan, bukan glikogen otot (gula), selama berolahraga. Hal ini memungkinkan penggunaan otot yang bekerja dalam waktu lama.
  4. Meningkatkan Konsentrasi
    Fokus itu sangat dibutuhkan ketika berolahraga demi meminimalisir cedera. Selain itu, ketika fokus meningkat pun akan berefek terhadap produkti dan keefektifan berolahraga itu sendiri. Sama halnya membuat mata lebih segar atau menjadi penghilang rasa kantuk, kafein di kopi juga bisa bantu untuk meningkatkan fokus. Kandungan mampu menjadi stimulan alami untuk otak dan berdampak positif pada area otak yang bertanggung jawab terhadap memori  dan konsentrasi.
  5. Mengurangi nyeri otot
    Salah satu fungsi dari kopi yang jarang didengar di kalangan masyarakat yaitu mampu bantu kurangi nyeri otot. Di mana rasa ini pastinya sering dirasakan ketika setelah berolahraga. Coba kamu atasi masalah ini dengan minum dua kopi sebelum berolahraga untuk mengurangi rasa nyeri yang dirasakan.

Berapa Jumlah yang Harus Dikonsumsi?

Ketika membicarakan seberapa banyak kafein yang dibutuhkan saat olahraga yang lebih maksimal, jumlahnya bisa berbeda-beda. Karena pada dasarnya setiap tubuh seseorang mempunyai respon yang berbeda-beda pula. Namun beberapa penelitian pernah menyebutkan bahwa besaran konsumsi kafein yang dibutuhkan setiap hari berada di kisaran 3 sampai 9 mg per kilogram dari berat badan kamu. Satu hal lagi yang perlu kamu tahu, ada dua efek umum yang biasanya dirasakan ketika mengkonsumsi kafein, yaitu ergogenik dan ergolitik.

  • Ergogenik berarti untuk meningkatkan kinerja
  • Ergolitik berarti mengganggu kinerja

Saat kamu minum kopi sebelum olahraga, tubuh akan bereaksi terhadap jumlah kafein yang masuk. Pada dasarnya, ada beberapa faktor yang mempengaruhi seseorang sehingga kafein yang dikonsumsi seseorang sampai menimbulkan efek ergogenik dan ergolitik. Seperti biologi, lingkungan, riwayat, dan pengaturan kinerja seseorang dapat memengaruhi bagaimana jumlah kafein yang berbeda akan berdampak pada mereka, apakah itu positif atau negatif.

Waktu Terbaik untuk Mengkonsumsi

Ketika kamu sudah menentukan untuk minum kopi sebelum berolahraga, satu  catatan pentingnya yang harus kamu pahami adalah bahwa kamu harus memperhatikan waktu yang tepat. Jadi minumnya tidak boleh sembarangan waktu. Seperti yang sudah pernah dikemukakan di atas bahwa kafein akan diserap tubuh dalam kurun waktu antara 15 sampai 45 menit setelah dikonsumsi. Tapi efek stimulasi puncaknya baru bisa dirasakan selang waktu 30 hingga 75 menit kemudian. Oleh karena itu, waktu yang tepat untuk minum kopi sebelum olahraga adalah 1 jam sebelumnya. 

Tapi perlu menjadi catatan juga, meskipun memberikan berbagai manfaat untuk tubuh ketika diminum sebelum berolahraga, ada baiknya jika kamu mengonsumsinya tidak berlebihan. Karena pada kenyataannya terlalu banyak kafein sebelum berolahraga juga memicu sakit perut, dehidrasi, jantung berdebar hingga menimbulkan kesehatan lainnya.


 

Source:  

https://id.iherb.com/blog/caffeine-exercise-benefits/139