Logo Natural Farm
Gratis Ongkir + Banyak Promo belanja di aplikasi
Mom & Kids

Apakah Ibu Hamil Boleh Puasa? Pahami Risiko dan Manfaatnya

Ditinjau oleh Tim Kesehatan Natural Farm Ditulis oleh Herzanindya Maulianti

Bagikan:

Menjelang bulan Ramadan, para ibu hamil beragama Islam kerap mempertanyakan apakah boleh puasa saat hamil? Pada hakikatnya ibu hamil diperbolehkan berpuasa, tetapi Anda harus memperhatikan kondisi tubuh selama berpuasa di fase kehamilan.

Utamanya manfaat puasa saat hamil akan terasa apabila Anda mengetahui dan menangkap sinyal tubuh. Jadi, apakah ibu hamil boleh berpuasa? Mari ketahui ciri-ciri ibu hamil dilarang berpuasa dan tips agar tubuh dan janin tetap sehat.

Apakah Ibu Hamil Boleh Puasa?

Belum ada penelitian konkret menerangkan kalau ibu hamil boleh berpuasa atau sebaliknya. 

Sebagai contoh, penelitian dalam jurnal BMC Pregnancy and Childbirth (2018) menyebutkan kalau puasa di bulan Ramadan tidak memengaruhi berat badan bayi saat lahir. Lain dengan studi pada Australian and New Zealand Journal of Obstetrics and Gynaecology (2023) yang menyimpulkan bila puasa Ramadan berefek negatif terhadap berat badan bayi baru lahir.

Oleh karena itu, Anda yang hendak berpuasa saat hamil harus melakukan konsultasi intens dengan dokter kandungan. Diskusikan perihal kondisi tubuh dan janin, situasi saat ini, misal puasa di tengah musim panas, gizi yang harus dicukupi, hingga hal-hal lain yang dianjurkan atau dilarang saat menjalani ibadah di bulan Ramadan.

Baca Juga: 8 Jenis Makanan Ibu Hamil Trimester 1 yang Wajib Dikonsumsi!

Ciri-Ciri Ibu Hamil yang Dilarang Berpuasa

Pertanyaan apakah ibu hamil boleh puasa muncul karena melihat risiko yang mengintai para ibu hamil yang memutuskan berpuasa. Beberapa dampak negatif puasa yang dapat dialami, seperti dehidrasi, malnutrisi, mual dan muntah, kelelahan, hingga risiko bayi lahir prematur serta keguguran.

Itu sebabnya, penting untuk mengetahui ciri-ciri ibu hamil yang dilarang berpuasa untuk bisa menjaga kesehatan diri dan janin seperti berikut ini.

  • Berat badan stagnan atau turun saat puasa yang membahayakan ibu dan janin.
  • Mengalami mual dan muntah berlebihan.
  • Warna urine gelap atau rasa haus berlebihan yang menandakan dehidrasi.
  • Ibu hamil mengalami komplikasi, seperti hipertensi dan gangguan pencernaan.
  • Tubuh sangat lelah disertai mual, pusing, demam, atau gemetar.

Apabila Anda mengalami ciri-ciri di atas, lebih bijaksana untuk segera membatalkan puasa. Ini demi menjaga kesehatan dan keselamatan diri sendiri dan janin.

Manfaat Puasa bagi Ibu Hamil

Walaupun berbahaya dan harus waspada, apa alasan ibu hamil tetap menjalankan puasa? Rupanya ini sejumlah manfaat yang akan didapatkan ibu dan janin saat berpuasa.

1. Mengatasi mual di pagi hari

Puasa yang dijalani ibu hamil membantu mengurangi mual di pagi hari karena mendukung kebiasaan dan pola makan sehat serta memberi waktu istirahat pada sistem pencernaan. 

Di pagi hari, asam lambung cenderung naik serta memicu rasa mual. Hasilnya pola makan sahur saat puasa turut membantu menstabilkan asam lambung dan mengurangi rasa tidak nyaman.

2. Mengurangi kadar lemak berlebih

Apakah ibu hamil boleh puasa? Rupanya manfaat puasa yang dirasakan sama seperti orang pada umumnya, yakni mengurangi kadar lemak berlebih sehingga bisa mendukung program penurunan berat badan. 

Timbunan lemak berlebihan berpotensi menyebabkan obesitas pada bumil. Kondisi ini cukup berbahaya yang akan menghambat proses persalinan.

3. Menjalani detoksifikasi alami

Puasa pada ibu hamil membantu proses detoksifikasi tubuh dengan memberikan waktu bagi organ pencernaan untuk beristirahat agar fungsi sistem metabolisme bekerja lebih optimal. 

Selama puasa, tidak adanya asupan makanan dan minuman sehingga tubuh jadi lebih fokus menyaring serta membuang zat berbahaya dan sisa kotoran yang berpotensi mengganggu kesehatan tubuh.

4. Menghindari risiko kolesterol

Salah satu manfaat berpuasa saat hamil ialah mengurangi risiko penyakit kolesterol bagi ibu dan bayi. Kadar kolesterol yang terlalu tinggi bisa mengganggu fungsi jantung dan pembuluh darah yang sehat. Dengan begitu, kesehatan ibu dan bayi dalam kandungan lebih terjaga.

5. Mengendalikan kadar gula darah

Manfaat puasa yang dilakukan ibu hamil lainnya yakni mengendalikan kadar gula darah agar tetap stabil. Di sisi lain, puasa juga merangsang kinerja insulin lebih baik lagi sehingga risiko menderita diabetes pada ibu hamil bisa berkurang.

6. Menjaga kesehatan mental selama fase kehamilan

Ibu hamil yang tetap menjalankan puasa bisa merasakan kesehatan mental yang lebih baik dan stabil. Ini karena puasa berkaitan erat dengan peningkatan rasa kedamaian batin dan ketenangan emosi untuk mengurangi stres saat hamil.

Selain melatih kesabaran dan kekuatan diri, puasa juga membantu memperkuat keterikatan emosional dengan diri sendiri dan spiritualitas agar hati lebih positif.

Baca Juga: 10 Buah yang Bagus untuk Ibu Hamil, Kaya Kandungan Gizi Penting!

Tips Puasa Aman Saat Hamil

Setelah mengetahui jawaban bahwa apakah ibu hamil boleh puasa atau tidak, Anda makin yakin untuk memutuskan dan menjalankan pilihan tersebut. 

Apabila Anda memutuskan untuk tetap menjalankan puasa, berikut ini adalah beberapa tips agar kesehatan diri dan janin tetap aman.

  • Konsultasi rutin ke dokter kandungan selama menjalani puasa.
  • Cukupi cairan saat sahur dan berbuka puasa untuk mencegah dehidrasi.
  • Pilihlah menu sahur dan buka yang tinggi protein, karbohidrat kompleks, dan lemak sehat.
  • Awali buka puasa dengan makanan ringan, seperti kurma atau buah-buahan segar, sebelum makan utama.
  • Konsumsi makanan berkuah untuk memenuhi kebutuhan cairan dan mineral.
  • Konsumsi makanan manis secukupnya di malam hari untuk menjaga gula darah.
  • Istirahat cukup dengan tidur siang dan hindari melakukan aktivitas fisik berat.
  • Waspadai tanda bahaya kehamilan, seperti mual berat, pusing, kontraksi kuat, atau gerakan janin berkurang.
  • Tambahkan suplemen multivitamin, seperti asam folat atau vitamin D sesuai anjuran.

Rekomendasi Suplemen untuk Jaga Kesehatan Bumil Saat Puasa

Berikut ini suplemen multivitamin yang aman untuk Anda konsumsi guna mendukung tubuh tetap ternutrisi dan terhidrasi.

1. Nutriwell Pregnancy Formula

nutriwell pregnancy formula

Beli Nutriwell Pregnancy Formula di Natural Farm 

Ibu hamil disarankan minum Nutriwell Pregnancy Formula sebagai cara menjaga kesehatan tubuh dan membantu memenuhi kebutuhan nutrisi selama kehamilan. Produk ini dirancang khusus dengan kandungan 800 mcg asam folat dan 20 nutrisi esensial lain yang berperan menunjang daya tahan tubuh dan membantu menjaga kondisi tubuh tetap prima.

Kandungan asam folat di dalam suplemen Nutriwell ini berperan penting mendukung proses perkembangan janin, terutama pada fase awal kehamilan. Tercukupinya nutrisi ini mampu menurunkan risiko bayi lahir dengan cacat bawaan, seperti neural tube defect

Dengan nutrisi yang lengkap dan seimbang, Nutriwell Pregnancy Formula jadi pendamping yang tepat untuk membantu menutrisi ibu dan janin secara optimal, asal tetap disertai pola makan sehat dan anjuran tenaga medis.

2. Nuvita Nutri Folic

nuvita nutri folic

Beli Nuvita Nutri Folic di Natural Farm

Suplementasi asam folat dibutuhkan bumil untuk membantu memelihara pertumbuhan serta perkembangan janin, terutama dalam pembentukan sistem saraf sejak awal kehamilan. Hal ini salah satunya bisa Anda penuhi dengan Nuvita Nutri Folic.

Nuvita Nutri Folic dapat dikonsumsi secara praktis cukup 1 kali sehari, baik saat waktu sahur maupun berbuka puasa. Hasilnya kebutuhan asam folat tetap tercukupi meski jadwal makan terbatas. Konsumsi multivitamin yang rutin dan sesuai anjuran dapat membantu mendukung kesehatan ibu hamil dan perkembangan janin selama menjalani puasa Ramadan.

3. Wellness Calcium Citrate

wellness calcium citrate

Beli Wellness Calcium Citrate di Natural Farm

Ibu hamil yang ingin melakukan puasa disarankan untuk tetap mencukupi kebutuhan vitamin D, kalsium, dan zinc guna menjaga kesehatan tubuh selama kehamilan. Konsumsi Wellness Calcium Citrate yang mengandung ketiga nutrisi ini mampu memenuhi asupan vitamin dan mineral penting untuk membantu mengurangi risiko osteoporosis di kemudian hari.

Mengonsumsi multivitamin yang mengandung vitamin D, kalsium, dan zinc juga bermanfaat untuk menjaga tekanan darah tetap stabil serta mendukung fungsi tubuh agar tetap optimal selama puasa. 

Selain itu, kombinasi nutrisi ini juga bisa membantu memperbaiki suasana hati dan menjaga kestabilan emosi,sehingga puasa dapat dilalui dengan lebih nyaman dan aman.

4. Natures Health DHA Complex

natures health dna complex

Beli Natures Health DHA Complex di Natural Farm

Ibu hamil yang menjalani puasa tetap dianjurkan untuk memenuhi kebutuhan nutrisi penting dengan mengonsumsi Natures Health DHA Complex. Suplemen ini mengandung DHA yang bersumber dari bahan alami, seperti algae, yang telah terbukti memiliki kualitas tinggi dan aman dikonsumsi selama masa kehamilan.

DHA adalah asam lemak tak jenuh yang berperan penting untuk mendukung perkembangan otak dan sistem saraf bayi sejak dalam kandungan. Dengan minum vitamin untuk ibu hamil ini secara rutin saat berpuasa, bumil dapat membantu memastikan kebutuhan DHA tetap terpenuhi demi tumbuh kembang janin yang optimal.

5. Interlac Tablet + Vitamin D3

interlac tablet vitamin d3

Beli Interlac Tablet + Vitamin D3 di Natural Farm

Ibu hamil disarankan mengonsumsi Interlac Tablet + Vitamin D3 setelah sahur atau berbuka puasa untuk membantu memenuhi kebutuhan nutrisi harian selama berpuasa. Multivitamin ini hadir dalam bentuk tablet kunyah dengan rasa jeruk yang menyegarkan sehingga lebih mudah dan nyaman dikonsumsi tanpa memicu rasa mual.

Interlac Tablet + Vitamin D3 mengandung kombinasi probiotik dan vitamin D3 yang berperan dalam mencukupi kebutuhan vitamin harian serta menjaga kesehatan saluran pencernaan. 

Dengan pencernaan yang sehat dan asupan vitamin D yang cukup, ibu hamil bisa menjalani puasa dengan lebih nyaman serta mendukung kesehatan tubuh secara keseluruhan.

Rekomendasi untuk Anda

Pertanyaan tentang Apakah Ibu Hamil Boleh Puasa

Berapa bulan ibu hamil boleh berpuasa?
Apa efek puasa bagi ibu hamil?
Apakah boleh puasa saat hamil muda?

Kategori Artikel