Gangguan bipolar bisa membuat suasana hati berubah secara ekstrem, bahkan ketika tidak ada pemicu yang jelas. Dalam satu waktu, Anda mungkin merasa sangat bersemangat dan penuh energi, tetapi di waktu lain justru merasa sangat sedih dan kehilangan minat.
Perubahan ini bukan sekadar mood swing biasa, karena bisa berlangsung selama beberapa hari atau minggu hingga mengganggu aktivitas sehari-hari. Lantas, apa penyebab gangguan bipolar dan bagaimana gejala serta cara mengatasinya?
Apa Itu Gangguan Bipolar?
Gangguan bipolar (bipolar disorder) adalah gangguan kesehatan mental yang menyebabkan perubahan suasana hati, energi, aktivitas, dan konsentrasi secara ekstrem.
Menurut World Health Organization (WHO), berkisar 36 juta orang atau 0,3% populasi global hidup dengan gangguan bipolar pada tahun 2023.
Perubahannya bisa berupa episode mania atau hipomania yang membuat seseorang sangat bersemangat, hingga episode depresi yang ditandai perasaan sedih dan kehilangan minat.
Gangguan bipolar bisa dialami siapa saja. Masalah ini bisa mengganggu produktivitas dalam pekerjaan, sekolah, dan hubungan dengan orang lain jika tidak ditangani dengan tepat.
Tanda dan Gejala Gangguan Bipolar
Ciri-ciri gangguan bipolar bisa berbeda pada tiap orang dan biasanya muncul dalam episode dengan perubahan suasana hati, energi, serta tingkat aktivitas.
Dilansir dari Cleveland Clinic, gejala bipolar disorder secara umum bisa dikategorikan dalam episode mania, hipomania, depresi, atau campuran sebagai berikut ini.
|
Episode |
Gejala |
|
Mania |
|
|
Hipomania |
|
|
Depresi |
|
|
Campuran |
|
1. Gejala Episode Mania
Saat mengalami mania, Anda dapat merasa sangat bahagia atau bersemangat, mengalami perubahan mood tiba-tiba, gelisah, bahkan punya energi tinggi sehingga lebih jarang tidur.
Anda mungkin berbicara dan berpikir lebih cepat, melakukan tindakan impulsif atau berisiko, membuat rencana tidak realistis, merasa penting, dan mengalami halusinasi atau delusi.
2. Gejala Episode Hipomania
Hipomania adalah bentuk mania yang lebih ringan, sehingga Anda mungkin merasa sangat baik, berenergi, atau lebih produktif dari biasanya.
Anda masih dapat berfungsi dengan baik dalam pekerjaan dan lingkungan sosial, meskipun perubahan mood atau perilaku mungkin lebih terlihat oleh orang lain.
3. Gejala Episode Depresi
Episode depresi bisa membuat Anda mengalami kesedihan mendalam, energi dan motivasi menurun, serta kehilangan minat pada hal yang sebelumnya disukai.
Anda juga bisa merasa putus asa atau tidak berharga, kesulitan berkonsentrasi, mengalami perubahan tidur dan nafsu makan, hingga muncul pikiran tentang kematian atau bunuh diri.
4. Gejala Episode Campuran
Episode campuran terjadi saat gejala mania dan depresi muncul di waktu yang sama. Anda akan merasa sedih atau putus asa, tetapi sekaligus gelisah, mudah tersinggung, dan punya energi yang tinggi.
Jenis-Jenis Gangguan Bipolar

National Institute of Mental Health menyebutkan setidaknya ada tiga jenis gangguan bipolar.
Tiap jenis bipolar disorder ini memiliki pola episode dan tingkat keparahan berbeda, di mana Anda dapat melihat rangkumannya pada tabel di bawah ini.
|
Jenis |
Ciri Utama |
|
Gangguan Bipolar Tipe I |
Ditandai episode mania berat yang umumnya berlangsung 7 hari dan bisa diikuti episode depresi terpisah 2 minggu. |
|
Gangguan Bipolar Tipe II |
Dapat melibatkan episode hipomania dan depresi, tanpa mengalami mania. |
|
Gangguan Siklotimik |
Perubahan mood berkelanjutan setidaknya selama 2 tahun, yang bergeser antara hipomania dan depresi ringan. |
1. Gangguan Bipolar Tipe I
Bipolar tipe I ditandai oleh paling tidak satu episode mania yang berlangsung minimal 7 hari atau cukup berat hingga membutuhkan perawatan di rumah sakit.
Jenis bipolar disorder ini juga mungkin diikuti episode depresi, yang berlangsung setidaknya 2 minggu serta episode campuran yang ditandai mania dan depresi muncul bersamaan.
2. Gangguan Bipolar Tipe II
Bipolar tipe II ditandai oleh kombinasi episode hipomania dan depresi, tetapi tidak terdapat riwayat episode mania. Meski hipomania lebih ringan dibandingkan dengan mania, episode depresinya tetap dapat berlangsung berat dan memengaruhi kehidupan sehari-hari.
3. Gangguan Siklotimik
Gangguan siklotimik atau siklotimia ditandai perubahan mood yang berlangsung setidaknya 2 tahun, dengan pergeseran antara gejala hipomania dan depresi ringan.
Anda mungkin mengalami periode suasana hati yang stabil atau eutimia, tetapi berlangsung tidak lebih dari 2 bulan sebelum perubahan mood kembali muncul.
Baca Juga: 10 Macam-Macam Gangguan Mental dan Gejala yang Umum Terjadi
Penyebab Gangguan Bipolar
Penyebab pasti dari gangguan bipolar belum diketahui pasti. Meski begitu, kombinasi faktor fisik, lingkungan, dan sosial dapat meningkatkan risiko seseorang mengalaminya.
- Trauma masa kanak-kanak. Memiliki pengalaman, seperti penelantaran, kekerasan, kehilangan, atau peristiwa traumatis, memengaruhi kemampuan mengelola emosi.
- Peristiwa penuh tekanan. Konflik dalam hubungan, masalah keuangan, pekerjaan, kehilangan orang terdekat, atau perubahan hidup yang besar bisa memicu episode mood atau memperburuk gejala.
- Kimia otak. Perubahan pada neurotransmiter, seperti dopamin dan serotonin, yang berkaitan dengan pengaturan energi, motivasi, mood, dan keseimbangan emosi.
- Riwayat keluarga. Gangguan bipolar kerap kali terjadi pada anggota keluarga yang memiliki kondisi serupa, tetapi tidak disebabkan oleh satu gen tertentu.
- Pengaruh zat tertentu. Beberapa obat, alkohol, serta zat rekreasional seperti ganja dan kokain, berisiko menimbulkan gejala yang menyerupai mania, hipomania, atau depresi.
- Infeksi Toxoplasma gondii. Parasit penyebab toksoplasmosis ini bisa menimbulkan perubahan pada fungsi otak dan kesehatan mental.
Gangguan bipolar akan terasa makin berat saat stres atau kecemasan ikut meningkat. Yuk, kenali tingkat stres dan kecemasan Anda melalui Skrining Stres dan Kecemasan Online dari Natural Farm!
Pengobatan Gangguan Bipolar

National Institute of Mental Health merekomendasikan penanganan gangguan bipolar lewat obat-obatan, psikoterapi, atau kombinasi beberapa terapi. Pilihan pengobatan ini bisa Anda disesuaikan dengan gejala, kondisi, dan kebutuhan.
|
Jenis Pengobatan |
Bentuk Penanganan |
Tujuan |
|
Obat-obatan |
Pemberian obat seperti lithium, valproate, antipsikotik atipikal, atau antidepresan tertentu. |
Mengendalikan gejala serta mencegah atau mengurangi keparahan episode mood. |
|
Psikoterapi |
Cognitive Behavioral Therapy (CBT), terapi berfokus keluarga, dan terapi ritme interpersonal dan sosial. |
Membantu mengelola emosi, pikiran, perilaku, serta keterampilan menghadapi kondisi. |
|
Terapi Stimulasi Otak |
Electroconvulsive therapy (ECT) dan transcranial magnetic stimulation (TMS). |
Membantu meredakan gejala bipolar yang berat atau depresi pada kondisi tertentu. |
|
Terapi Cahaya |
Bright light therapy (terapi cahaya terang) dan dark therapy (terapi gelap). |
Terapi cahaya terang membantu menangani episode depresi, dan terapi gelap membantu meredakan gejala mania dengan mengurangi paparan cahaya malam hari. |
|
Pengobatan Pendamping |
Olahraga, yoga, teknik relaksasi, pijat, akupuntur, tai chi, herbal, dan suplemen. |
Mendukung kesehatan secara umum dan membantu mengelola stres, bukan pengganti pengobatan utama. |
1. Obat-obatan
Dokter mungkin meresepkan obat penstabil suasana hati, seperti lithium atau valproate dan antipsikotik atipikal, untuk mengendalikan gejala. Pada episode depresi, antidepresan dapat ditambahkan bersama obat tersebut, tetapi tidak digunakan sebagai terapi tunggal karena berisiko memicu mania atau rapid cycling.
2. Psikoterapi
Psikoterapi membantu Anda mengelola emosi, pikiran, dan perilaku yang berkaitan dengan gangguan bipolar. Jenisnya, meliputi Cognitive Behavioral Therapy (CBT) untuk mengubah pola pikir dan perilaku, terapi berfokus keluarga untuk memperkuat dukungan, serta terapi ritme interpersonal dan sosial untuk menjaga rutinitas dan pola tidur.
3. Terapi Stimulasi Otak
Electroconvulsive therapy (ECT) merupakan terapi yang menggunakan stimulasi listrik pada otak untuk membantu meredakan gejala bipolar berat, khususnya ketika dibutuhkan respons cepat. Sementara itu, transcranial magnetic stimulation (TMS) menggunakan gelombang magnetik untuk membantu menangani depresi.
4. Terapi Cahaya
Bright light therapy (cahaya terang) dapat membantu meredakan depresi yang memburuk secara musiman, termasuk pada penderita gangguan bipolar. Sementara itu, dark therapy (terapi gelap) dengan mengurangi paparan cahaya di malam hari membantu meredakan gejala mania dengan mendukung pengaturan ritme sirkadian.
5. Pengobatan Pendamping
Suplemen, terapi herbal, yoga, pijat, akupuntur, tai chi, olahraga, atau teknik relaksasi dapat digunakan untuk mendukung kesehatan tubuh atau membantu mengelola stres. Akan tetapi, pendekatan ini sifatnya sebagai pendamping, yang tidak menggantikan obat dan psikoterapi yang telah terbukti efektif.
Baca Juga: 10 Cara Menenangkan Hati dan Pikiran agar Lebih Rileks
Dukung Kesehatan Mental dengan Pilihan Suplemen dari Natural Farm
Menjaga kesehatan mental juga perlu dibarengi dengan pola hidup dan asupan nutrisi yang baik. Natural Farm punya beberapa pilihan suplemen yang bisa menjadi pelengkap rutinitas sehat Anda dan keluarga.
1. Nuvita Nutri B Complex

Beli Nuvita Nutri B Complex 30 Kaplet di Natural Farm
Mood swing bisa membuat aktivitas terasa lebih menantang. Salah satu hal sederhana yang bisa dilakukan adalah memastikan kebutuhan vitamin B terpenuhi untuk mendukung fungsi saraf dan metabolisme energi tubuh.
Nuvita Nutri B Complex mengombinasikan 8 jenis vitamin B, antara lain Vitamin B1 (10 mg), Vitamin B2 (10 mg), Vitamin B3 (50 mg), Vitamin B6 (10 mg), Vitamin B12 (10 mcg), hingga asam folat (100 mcg). Satu produk sudah menggabungkan berbagai nutrisi, sehingga akan sangat praktis untuk melengkapi kebutuhan vitamin B harian Anda.
Jika kebutuhan vitamin B Anda belum optimal dari makanan, suplemen ini dapat jadi pilihan praktis. Yuk, checkout Nuvita Nutri B Complex dan jadikan sebagai pelengkap pemenuhan nutrisi untuk menjaga kesehatan tubuh dan mental!
2. Nuvita Nutri Magnesium Glycinate Complex

Beli Nuvita Nutri Magnesium Glycinate Complex 30 Kaplet di Natural Farm
Pikiran yang terasa penuh bisa membuat Anda lupa bahwa tubuh juga membutuhkan nutrisi yang cukup. Magnesium adalah salah satu mineral penting yang bermanfaat dalam fungsi saraf dan otot, sehingga kebutuhan hariannya tetap perlu diperhatikan.
Nuvita Nutri Magnesium Glycinate Complex memiliki 200 mg magnesium per kapletnya dari kombinasi magnesium glycinate dan magnesium oxide. Hasilnya, magnesium lebih mudah diserap tubuh untuk melengkapi kebutuhan mineral harian dengan cara yang praktis.
Produk ini bukan pengganti obat dan terapi untuk gangguan bipolar. Hanya jadikan sebagai pelengkap gaya hidup sehat, bukan penanganan utama gangguan kesehatan mental.
3. Nutriwell Omega-3 Fish Oil

Beli Nutriwell Omega-3 Fish Oil 1000 mg 60 Softgels di Natural Farm
Kesehatan otak juga jadi bagian penting dari kesehatan tubuh secara keseluruhan. Karena itu, jangan lupa memperhatikan asupan omega-3 melalui makanan, seperti ikan berlemak atau pilihan suplemen yang praktis.
Nutriwell Omega-3 Fish Oil menghadirkan 1.000 mg minyak ikan tiap softgel, dengan 18% EPA dan 12% DHA. EPA berperan mendukung fungsi pembuluh darah dan DHA berperan mendukung fungsi otak serta kesehatan sistem saraf secara umum.
Bentuk kapsul lunaknya mudah untuk dikonsumsi dan bisa menjadi pilihan saat Anda ingin melengkapi asupan omega-3 harian. Perlu diingat, omega-3 bukan obat untuk gangguan bipolar dan tidak menggantikan pengobatan yang sudah diresepkan dokter.
4. Natural Factors Ashwagandha

Beli Natural Factors Ashwagandha 600 mg 30 Capsules di Natural Farm
Stres yang datang terus-menerus tentu membuat rutinitas terasa lebih berat. Selain menjaga tidur dan mengelola aktivitas, Anda dapat melengkapi gaya hidup sehat dengan nutrisi yang mendukung kemampuan tubuh menghadapi stres.
Natural Factors Ashwagandha menghadirkan 600 mg ekstrak akar ashwagandha (Withania somnifera KSM-66) dalam tiap kapsul, yang digunakan sebagai adaptogen guna membantu tubuh beradaptasi terhadap stres. Kandungan ini juga mendukung kualitas tidur, energi, dan keseimbangan mood sepanjang hari.
Jadikan Natural Factors Ashwagandha sebagai produk untuk melengkapi pola hidup sehat. Konsultasikan dengan dokter sebelum mengombinasikan suplemen ini dengan pengobatan yang sedang Anda jalani.
5. Wellness Ginkgo Formula

Beli Wellness Ginkgo Formula 60 Capsules di Natural Farm
Menjaga rutinitas saat mood berubah bukan perkara mudah. Supaya aktivitas tetap berjalan, Anda juga bisa memperhatikan kebutuhan nutrisi yang mendukung fungsi kognitif, termasuk konsentrasi dan daya ingat.
Wellness Ginkgo Formula mengandung 60 mg ekstrak Ginkgo biloba, 20 IU Vitamin E, serta 100 mg Lecithin dalam setiap kapsul. Kombinasi ini dapat menjadi pilihan untuk Anda yang ingin melengkapi asupan untuk mendukung fungsi kognitif sehari-hari.
Produk ini bukan pengobatan untuk gangguan bipolar dan tidak menggantikan terapi medis. Bila Anda sedang menggunakan obat, terutama pengencer darah, seperti warfarin, aspirin, atau heparin, sebaiknya konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter.



