Logo Natural Farm
Gratis Ongkir + Banyak Promo belanja di aplikasi
Health

Madu untuk Batuk, Apakah Efektif untuk Meredakan Gejala?

Ditinjau oleh Tim Kesehatan Natural Farm Ditulis oleh Satria Aji Purwoko

Bagikan:

Madu untuk batuk telah digunakan turun-temurun dalam pengobatan alami karena dipercaya membantu meredakan gejala, baik untuk batuk kering ataupun berdahak. Kandungan alami di dalam madu diketahui memiliki efek menenangkan tenggorokan dan mengurangi iritasi. 

Di dalam dunia medis, penggunaan madu untuk mengatasi gejala batuk juga telah didukung oleh beberapa penelitian. Meski begitu, konsumsi madu buat batuk tetap perlu disesuaikan dengan kondisi kesehatan masing-masing pengidapnya.

Apakah Madu Bisa Mengobati Batuk?

Madu untuk batuk bisa membantu meredakan gejalanya. Walau demikian, bahan alami ini tidak selalu menyembuhkan penyebab utamanya. 

Madu bekerja dengan melapisi tenggorokan sehingga mengurangi iritasi serta refleks batuk. Kandungan antioksidan dan senyawa antibakteri pada madu juga berperan melawan infeksi ringan. Namun, efektivitasnya bergantung pada penyebab batuk.

Dilansir dari Mayo Clinic, anak-anak usia 1 tahun ke atas dan orang dewasa dapat diberikan 0,5–1 sendok teh madu untuk mengobati batuk. Madu bisa Anda berikan langsung ataupun dicampurkan ke dalam minuman lain, seperti teh atau air hangat.

Anda perlu memastikan tidak memiliki alergi terhadap madu serta menghindari produk madu yang dicampur gula tambahan. Hindari memberikan madu pada anak di bawah usia 1 tahun karena berisiko memicu botulisme yang berakibat fatal.

Manfaat Madu untuk Batuk Kering dan Berdahak

Madu sebagai obat batuk alami dikenal memiliki berbagai manfaat karena kandungan alami di dalamnya yang akan mendukung proses penyembuhan. Baik untuk batuk kering maupun berdahak, madu dapat membantu meredakan gejala dan meningkatkan kenyamanan pada saluran pernapasan.

1. Mengurangi frekuensi batuk

Elizabeth Rainbolt, MD, dokter spesialis keluarga dari Cleveland Clinic menyebutkan bahwa madu membantu menenangkan saraf di tenggorokan yang memicu refleks batuk. Tekstur madu yang kental akan melapisi dinding tenggorokan sehingga iritasi berkurang.

Konsumsi madu sebelum tidur akan membantu menurunkan frekuensi batuk, terutama pada malam hari. Hal ini bikin kualitas tidur lebih baik, khususnya pada penderita batuk kering.

2. Meredakan iritasi tenggorokan

Madu memiliki efek demulcent untuk melindungi lapisan tenggorokan dari iritasi. Saat Anda batuk, jaringan tenggorokan mengalami peradangan ringan. Madu membantu mengurangi rasa perih dan tidak nyaman, sehingga proses pemulihan terasa lebih cepat. Efek ini bisa dirasakan, baik madu untuk batuk kering maupun batuk berdahak.

3. Membantu melawan infeksi ringan

Kandungan antibakteri di dalam madu akan membantu melawan mikroorganisme penyebab infeksi ringan pada saluran pernapasan. Meski tidak menggantikan antibiotik, madu dapat menjadi terapi pendukung untuk meredakan batuk akibat infeksi ringan.

4. Membantu mengencerkan dahak

Untuk kasus batuk berdahak, madu mampu membantu mengencerkan lendir sehingga lebih mudah dikeluarkan. Kombinasi madu dan air hangat umumnya digunakan untuk membantu melancarkan saluran pernapasan. Dengan kondisi dahak yang lebih encer, frekuensi batuk yang Anda alami dapat berkurang secara bertahap.

5. Mendukung daya tahan tubuh

Madu mengandung antioksidan yang membantu meningkatkan sistem imun. Dengan daya tahan tubuh yang lebih baik, tubuh lebih cepat melawan penyebab sakit, termasuk infeksi yang memicu batuk. Konsumsi madu secara teratur sebagai cara menghilangkan batuk alami juga dapat membantu menjaga kesehatan tubuh secara keseluruhan.

Baca Juga: 10 Obat Tradisional untuk Batuk Anak yang Tak Kunjung Sembuh

Jenis Madu yang Bagus untuk Meredakan Batuk

Madu Manuka diketahui sebagai jenis madu terbaik untuk meredakan batuk karena memiliki kandungan antibakteri yang lebih kuat daripada madu biasa. Manfaat madu Manuka berasal dari methylglyoxal atau MGO, senyawa antibakteri yang berkhasiat meredakan batuk akibat infeksi saluran pernapasan atas (ISPA).

ISPA adalah infeksi umum yang disebabkan oleh bakteri atau virus. Gangguan pernapasan ini menimbulkan gejala, seperti batuk, sakit tenggorokan, pilek, dan hidung tersumbat.

Penelitian dalam BMJ Evidence-Based Medicine (2021) menjelaskan bahwa madu mungkin menjadi pengobatan yang efektif dan aman untuk batuk akibat ISPA. Kandungan madu juga mempercepat penyembuhan dengan mengurangi peradangan tenggorokan.

Namun, Anda harus tetap mengikuti saran dokter sebelum menggunakan madu untuk batuk guna memastikan keamanan dan efektivitas dari bahan alami ini.

Rekomendasi Produk Madu Manuka di Natural Farm

Apabila Anda ingin mendapatkan manfaat madu untuk batuk secara optimal, memilih produk berkualitas merupakan langkah penting. Natural Farm menyediakan berbagai pilihan madu Manuka dengan kadar antibakteri terukur untuk mendukung pemulihan batuk.

1. Manuka Farm MGS 16+

Beli Manuka Farm MGS 16+ di Natural Farm

Manuka Farm MGS 16+ mengandung lebih dari 600 mg/kg methylglyoxal atau setara UMF 16+ yang menunjukkan potensi antibakteri alami untuk membantu meredakan batuk. Madu ini cocok untuk Anda yang mengalami batuk ringan hingga sedang serta butuh dukungan alami untuk mempercepat pemulihan.

Madu Manuka bekerja dengan cara melapisi tenggorokan dan mengurangi iritasi sehingga frekuensi batuk dapat berkurang. Kandungan MGO juga membantu melawan bakteri yang memicu batuk sehingga tubuh berangsur pulih. 

Produk ini dapat dikonsumsi langsung 1 sendok makan sebanyak 1–3 kali sehari. Bisa juga ditambahkan ke teh atau air hangat untuk membantu melegakan saluran pernapasan.

2. Manuka Health MGO 400+

Beli Manuka Health MGO 400+ di Natural Farm

Saat batuk terasa mengganggu, Manuka Health MGO 400+ dapat memberi dukungan lebih kuat. Kandungan methylglyoxal yang setara dengan UMF 12,9+ ini membantu melawan bakteri penyebab infeksi ringan dan menenangkan tenggorokan yang meradang. 

Konsumsi 1–2 sendok makan per hari sebanyak 2 kali per hari membantu meredakan batuk. Untuk menjaga efektivitas senyawa antibakteri, Anda disarankan untuk minum madu dari Manuka Health ini secara langsung dan hindari mencampurnya dengan air panas.

Penggunaan rutin akan membantu menenangkan tenggorokan sekaligus mendukung sistem kekebalan tubuh agar proses pemulihan lebih optimal.

3. Manuka Health Lozenges MGO 400+ Ginger & Lemon

Beli Manuka Health Lozenges MGO 400+ Ginger & Lemon di Natural Farm

Manuka Health Lozenges MGO 400+ Ginger & Lemon tersedia dalam bentuk permen hisap atau lozenges yang praktis digunakan apabila batuk menyerang tiba-tiba. Kandungan MGO 400+ dikombinasikan dengan jahe dan lemon membantu meredakan tenggorokan radang dan iritasi akibat batuk kering

Produk ini cocok digunakan selama bepergian atau ketika Anda membutuhkan solusi cepat untuk meredakan batuk. Hisap 1 butir lozenges saat dibutuhkan. Kombinasi bahan aktifnya membantu mengurangi refleks batuk dan memberikan sensasi lega pada pernapasan.

4. Manuka Farm MGS 20+

Beli Manuka Farm MGS 20+ di Natural Farm

Untuk penggunaan harian, madu Manuka dengan kadar MGO 20+ lebih dari cukup dalam membantu menjaga kesehatan tenggorokan. Manuka Farm MGS 20+ bisa Anda gunakan untuk menjaga kesehatan tenggorokan dan dapat digunakan sebagai pencegahan saat mulai muncul gejala batuk.

Konsumsi 1 sendok makan 1–3 kali sehari, bisa langsung atau dicampur minuman hangat. Kandungan antibakterinya mendukung sistem imun dalam menghadapi iritasi ringan yang memicu batuk. Cocok digunakan sebagai langkah pencegahan saat cuaca berubah atau saat tubuh mulai terasa tidak fit.

5. Manuka Health MGO 573+

Beli Manuka Health MGO 573+ di Natural Farm

Manuka Health MGO 573+ punya kadar methylglyoxal (MGO) lebih tinggi yang memberikan efek antibakteri lebih kuat. Produk madu Manuka ini cocok bagi Anda yang mengalami batuk lebih intens atau membutuhkan dukungan ekstra untuk meredakan batuk dengan cepat. 

Madu alami yang diproduksi dari nektar bunga Leptospermum scoparium asli yang berada di Selandia Baru ini memiliki tekstur kental dengan kualitas premium, sehingga cocok sebagai pilihan obat alami untuk mengatasi batuk yang lebih serius.

Untuk menjaga stamina dan kesehatan tubuh, cukup minum 1–2 sendok makan sebanyak 2 kali sehari. Minum langsung tanpa campuran teh atau air hangat untuk hasil yang efektif.

Rekomendasi untuk Anda

Pertanyaan tentang Madu untuk Batuk

Jika sedang batuk, apakah boleh minum madu?
Madu apa yang bisa meredakan batuk?
Apakah madu baik untuk batuk saat hamil?
Agar batuk berhenti minum apa?

Kategori Artikel